Jakarta, 19 Maret 2026 — Lonjakan penumpang pesawat selama periode angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat, dalam tiga hari pertama (13–15 Maret 2026), jumlah penumpang di 37 bandara mencapai 1,53 juta orang, naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pergerakan pesawat meningkat 9,5% menjadi sekitar 11.321 penerbangan.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyatakan peningkatan ini terutama didorong oleh tradisi mudik masyarakat ke kampung halaman menjelang Idulfitri. “Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, dengan arus balik mencapai klimaks pada 24 Maret. Kami terus memantau ketat untuk memastikan kelancaran operasional,” ujar Pahlevi dalam keterangan resminya.
Maskapai Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia dan Citilink) turut ambil bagian besar dalam menyambut peak season ini. Mereka menyiapkan total 1,3 juta kursi untuk periode 14–29 Maret 2026, terdiri dari 616 ribu kursi Garuda Indonesia dan 742 ribu kursi Citilink. Kapasitas ini didukung 7.634 frekuensi penerbangan, plus 449 extra flight (146 Garuda + 303 Citilink) sebagai antisipasi lonjakan permintaan.
Direktur Operasi Garuda Indonesia Dani Haikal Iriawan menekankan komitmen maskapai untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan. “Kami telah memastikan seluruh armada dalam kondisi prima, termasuk pemeriksaan rutin dan penambahan kru. Harga tiket juga relatif stabil meski ada penurunan rata-rata 17–18% untuk kelas ekonomi pada periode pemesanan Februari–Maret,” katanya.
Di sisi lain, sektor penerbangan internasional sempat diramaikan isu penghentian sementara rute ke luar negeri akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dirjen Perhubungan Udara membantah keras kabar tersebut. Hingga 18 Maret 2026, penerbangan internasional tetap beroperasi normal, meski beberapa pesawat asing (seperti Emirates) sempat stranded di bandara Indonesia lebih lama karena penutupan airspace sementara di kawasan konflik.
Prediksi keseluruhan mudik Lebaran 2026 menunjukkan pergerakan penumpang pesawat mencapai sekitar 9 juta orang di 35 bandara utama, naik 2% dari tahun sebelumnya. Bandara-bandara seperti Soekarno-Hatta, Sultan Hasanuddin (Makassar), dan Ngurah Rai (Bali) menjadi titik tersibuk.
Pemerintah dan operator bandara mengimbau masyarakat untuk memesan tiket lebih awal, mematuhi protokol kesehatan, dan memantau update dari maskapai serta aplikasi bandara resmi. Operasi Ketupat Lebaran 2026 oleh Polri dan Kemenhub juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kemacetan di bandara dan jalur udara.
Kasus kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di Gunung Bulusaraung pada Januari lalu masih menjadi pengingat pentingnya keselamatan penerbangan. KNKT terus menyelesaikan investigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
