Jakarta, 12 Maret 2026 – Honor of Kings (HoK), game MOBA mobile terpopuler di dunia, resmi meluncurkan server khusus India pada 11 Maret 2026, menandai ekspansi besar-besaran ke pasar Asia Selatan. Peluncuran ini bertepatan dengan pergantian season baru dan diikuti rilis hero assassin terbaru, Yuan Ge (Yango), yang langsung menjadi sorotan karena ultimate-nya yang memungkinkan combo mematikan di late game.
Menurut data resmi dari Tencent, peluncuran server India langsung menarik jutaan pre-registrasi dalam hitungan jam, didorong oleh kolaborasi dengan influencer lokal dan event mudik-themed “Mudik Bareng HoK” yang akan digelar mulai 14 Maret 2026. Pemain Indonesia juga mendapat manfaat dari Super Flow Day Perks yang kembali hadir hari ini (12 Maret), termasuk Mega Coins Day, token eksklusif, skin terbatas, hingga kesempatan memenangkan motor Yamaha Aerox melalui undian spesial.
Di kancah esports, HoK semakin serius menggarap Indonesia. Program HoK Creator 2026 resmi dimulai dengan merekrut kreator top seperti Liam dan Bang Ojol 19 sebagai ambassador. Visi besarnya: membangun ekosistem kreator yang lebih kuat, termasuk turnamen komunitas, workshop content creation, dan dukungan finansial untuk streamer HoK tanah air.
Sementara itu, update anti-cheat dan anti-match fixing terus ditingkatkan. Pada 9-10 Maret lalu, HoK merilis langkah-langkah baru untuk mendeteksi penggunaan third-party tools dan manipulasi matchmaking. Tim pengembang mengklaim telah menangani ribuan akun curang sejak awal tahun, menjaga integritas kompetisi menjelang Asian Games 2026 yang akan mempertandingkan HoK sebagai cabang esports resmi.
Pemain di Indonesia ramai membahas hero support baru Guiguzi pasca-update besar Februari lalu, yang disebut-sebut sebagai “support super GG” karena kemampuan crowd control dan healing-nya. Komunitas juga menantikan KIS4 (Kings Invitational Series) yang memasuki fase semifinal, dengan tim seperti Nova Esports, Blacklist International, Nongshim Redforce, dan BOOM Esports bersaing ketat.
Pengamat gaming menilai HoK terus mendominasi pasar MOBA mobile di Asia Tenggara berkat update rutin, event menarik, dan fokus pada komunitas lokal. Dengan rencana masuk Asian Games 2026, HoK diprediksi semakin mengukuhkan posisinya sebagai “raja MOBA” global.
